Pengertian dan dampak kosmetik


Pengertian Kosmetik.
Kosmetika berasal dari kata kosmein (Yunani) yang berarti ”berhias”. Bahan yang digunakan dalam usaha guna mempercantik diri ini, dahulu diramu dari bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya. Sekarang kosmetika diciptakan manusia tidak melulu dari bahan alami tetapi pun bahan produksi untuk maksud meningkatkan keelokan (Wasitaatmadja, 1997). Berdasarkan keterangan dari Wall dan Jellinek, 1970, kosmetik dikenal insan sejak berabad-abad yang lalu. Pada abad ke-19, pemakaian kosmetik mulai mendapat perhatian, yakni selain guna kecantikan pun untuk kesehatan. Perkembangan ilmu kosmetik serta industrinya baru dibuka secara besar-besaran pada abad ke-20 (Tranggono, 2007).
 
 
 
Manfaat Kosmetik.
Secara umum orang memakai kosmetik bertujuan untuk menangkal kelainan yang timbul dan mempertahankan situasi kulit, di samping sehubungan dengan hal penampilan. Salah satu kosmetik yang dianjurkan ialah pembersih yang terdiri dua bahan dasar utama, yakni air dan minyak. Pembersih yang berbahan dasar air bisa menghilangkan kotoran laksana debu, namun kadang tidak cukup bersih. Face tonic dan astringent adalahpembersih dan penyegar yang bahannya terdiri dari gabungan air dengan alkohol sejumlah 20%-40% serta diperbanyak pewangi.
 

Ada pula pembersih dengan bahan dasar minyak. Jenis pembersih ini terutama dipakai sebagai pembersih wajah dampak tata rias wajah, kotoran dan saldo lemak.krim pembersih dari jenis ini andai dioleskan gampang diratakan dan bisa meninggalkan lapisan lemak tipis yang berguna untuk jenis kulit kering. Termasuk dalam kelompok ini ialah milik milk cleanser dan cream cleaner.
 
Jenis kosmetik beda yang biasa digunaka oleh wanita ialah pelembab, jenis kosmetik ini bermanfaat untuk unik air atau menyusun lapisan lemak tipis di permukaan kulit sampai-sampai akan menangkal penguapan air. Jenis pelembap ini memiliki kandungan propilen glikol dan kolagen yang bertujuan guna mengikat air. Krim laksana emolin adalahjenis pelembap yang kuat. Jenis pelembap ini seringkali digunakan pada malam hari guna menghaluskan kulit kering.
 
Kosmetik bermanfaat juga untuk menolong pengelupasan tanduk yang adalahbagian dari lapisan epidermis. Sel-sel kulit dari lapisan tanduk yang mati bakal segera mengelupas. Proses pengelupasan lapisan kulit mati dapat ditolong lewat kosmetik , Jika terjadi pengelupasan maka sel-sel kulit yang mati akan menyebabkan kulit menjadi kusam, kasar, kotor, berpori lebar dan terjadi penumpukan pigmen kulit.
 
Hampir beberapa kosmetik berisi bahan-bahan kimia. Bagi itu, sebelum sebuah merk kosmetik dipasarkan di pasaran terlebih dahulu mesti diujikan kepada sejumlah orang relawan tentang keamannya. Dengan pengujian ini bisa diketahui apakah jenis kosmetik yang akan dijual dapat mengakibatkan alergi dan gangguan pada kulit yang lainnya atau tidak.


Comments

Popular Posts